Benua Afrika

Afrika adalah benua terbesar kedua dunia dan kedua terbanyak penduduknya setelah Asia. Dengan luas wilayah 30.224.050 km² termasuk pulau-pulau yang berdekatan, Afrika meliputi 20,3% dari seluruh total daratan Bumi. Dengan 800 juta penduduk di 54 negara, benua ini merupakan tempat bagi sepertujuh populasi dunia.

Benua Afrika dikenal dengan julukan Benua Hitam. Hal ini dikarenakan mayoritas penduduk di kawasan benua ini adalah orang-orang kulit hitam (negro).


a . Letak, Luas, dan Batas

Benua Afrika terletak di sebelah Barat Daya Benua Asia. Pada
masa lalu, Benua Afrika dan Benua Asia menyatu, namun karena adanya pembangunan kanal atau terusan di Suez (Mesir), akhirnya kedua benua tersebut terpisah oleh perairan.
Secara astronomis, Benua Afrika terletak di antara ± 35° LU - 33° LS dan ± 18° BT - 53° BT. Luas wilayah Benua Afrika mencapai ± 29.800.540 km² atau hampir seperlima dari luas wilayah daratan dunia dengan batas-batas wilayah berikut ini.
1) Sebelah Utara berbatasan dengan Laut Tengah atau Laut Mediterania dan Benua Eropa.
2) Sebelah Timur berbatasan dengan Laut Merah dan Samudra Hindia.
3) Sebelah Selatan dan Barat ber-batasan dengan Samudra Atlantik.

b. Kondisi Fisik

Afrika merupakan benua yang unik, wilayahnya dilalui oleh tiga garis lintang utama, yaitu garis khatulistiwa (0°), garis balik Utara (23½°LU), dan garis balik Selatan (23½°LS). Sebagian besar wilayahnya merupakan dataran tinggi dan bergurun. Meski demikian, terdapat juga kawasan-kawasan subur di dataran rendah, misalnya di Lembah Sungai Nil dan Lembah Sungai Zaire yang merupakan lembah sungai terbesar kedua setelah Lembah Sungai Amazone.
1 ) Iklim di Afrika
Kondisi fisik Afrika tersebut memengaruhi variasi iklim yang terjadi. Di daerah pantai, iklimnya dipengaruhi oleh iklim laut, di daerah 0° terdapat iklim tropis yang basah sehingga banyak terjadi hujan, sedangkan di bagian Utara dan Selatan mendapat pengaruh angin gurun sehingga beriklim subtropis yang kering. Khusus di bagian Utara, sedikit terpengaruh iklim Laut Mediteran.
2 ) Gurun di Afrika
Persebaran gurun di Benua Afrika dapat dijumpai di sekitar garis balik Utara dan garis balik Selatan. Kawasan gurun di bagian Selatan memiliki posisi atau letak yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan kawasan gurun di bagian Utara. Namun begitu, gurun di bagian Utara memiliki wilayah yang lebih luas. Gurun di wilayah Utara dikenal dengan sebutan Gurun Sahara (± 9.065.000 km²), membentang dari Senegal di Barat hingga Kenya di Timur. Adapun gurun di wilayah Selatan, yaitu Gurun Kalahari dan Gurun Namibia.
3 ) Gunung, pegunungan, dan plato di Afrika
Plato dan pegunungan banyak terdapat di Afrika bagian Selatan.
Kawasan tersebut banyak memiliki mata air dan aliran sungai dengan ketinggian antara 500 - 1.200 m dari permukaan laut. Plato dan pegunungan di Afrika yang terkenal adalah Plato Umbagi dan Plato Tassilin-Ajjer di Sahara, Plato Shaba di bagian Tenggara, Plato Lunda dan Plato Drakensberg di bagian Selatan, Dataran Tinggi Ethiopia di sebelah Timur, serta Plato Angola di bagian tengah.
Pegunungan yang terdapat di Afrika, yaitu Pegunungan Atlas yang membentang dari Pantai Barat Laut Afrika hingga Tunisia dan Pegunungan Cape di bagian Selatan. Gunung di Afrika pada umumnya tidak aktif, namun masih ada beberapa yang aktif. Adapun titik tertinggi Afrika berada di Gunung Kilimanjaro (5.894 m) di Afrika Timur yang selalu tertutup salju.
4 ) Sungai dan danau di Afrika
Afrika banyak memiliki sungai besar. Sungai-sungai terkenal di Afrika adalah Sungai Nil yang panjangnya 6.500 km (terpanjang di dunia), Sungai Kongo, Sungai Orange di Afrika Selatan, Sungai Niger di Nigeria, dan Sungai Zambesi di Zambia. Beberapa aliran sungai tersebut dibendung untuk irigasi dan pembangkit listrik, misalnya bendungan Aswan yang membendung Sungai Nil dan bendungan Akosombo yang membendung Sungai Volta di Ghana.
Danau-danau di Afrika, yaitu Danau Victoria (± 69.484 km²) merupakan danau terbesar di Afrika, Danau Tanganyika, Danau Mobutu, Danau Rudolf, Danau Chad, dan Danau Zambesi. Selain itu, Afrika juga memiliki banyak air terjun besar, yaitu air terjun Tuguela di Afrika Selatan (984 m) dan air terjun Victoria (108 m) di Zimbabwe.
5 ) Flora dan fauna di Afrika
Kondisi flora dan fauna terkait dengan kondisi iklimnya. Di kawasan iklim hujan tropis (di bagian Afrika Tengah) terdapat variasi tumbuhan dan hutan hujan yang sangat lebat. Di bagian Utara dan Selatan (subtropis) terdapat stepa dan sabana yang luas, sedangkan di kawasan gurun hanya terdapat stepa dan tumbuhan kaktus. Kondisi alam Benua Afrika sangat mendukung penyebaran fauna. Afrika mempunyai banyak jenis fauna, terutama hewan mamalia besar. Fauna khas Afrika, yaitu addax, zarafah, zebra, antilop, kuda nil, badak, dan gajah. Meskipun mempunyai kemiripan fisik dengan hewan-hewan sejenis di Asia, namun hewan-hewan Afrika memiliki ukuran tubuh yang relatif lebih besar daripada hewan-hewan sejenis di Asia.

Kondisi Sosial di Afrika

Saat ini penduduk Afrika mencapai lebih dari 861 juta jiwa dengan populasi terbanyak adalah warga kulit hitam, sisanya adalah warga keturunan Arab, Berber, Eropa, dan Asia. Sebagian besar penduduk kulit hitam tinggal di bagian Selatan Gurun Sahara, sedangkan bagian Utaranya ditempati warga keturunan Arab dan Berber.
Adapun keturunan Eropa banyak yang menempati wilayah Afrika Selatan.
Penduduk asli Afrika terdiri atas berbagai suku bangsa, yaitu suku bangsa Pigmy di pedalaman Zaire; suku bangsa Bushman, Zhun, Hatentot di Gurun Kalahari; serta suku bangsa Tuareg, Negroid, dan Sahrawi di Gurun Sahara. Banyaknya suku tersebut membuat Afrika kaya akan etnik. Lebih dari 800 bahasa digunakan di Afrika, namun bahasa Arab, Swahili, dan Hausa paling luas penggunaannya.
Adapun agama yang berkembang di Afrika adalah agama Islam, Kristen dan berbagai aliran kepercayaan.

Karakteristik Benua Afrika

Benua Afrika memiliki karakteristik atau ciri khas yang dapat membedakan dari benua-benua lain yang ada di muka bumi ini. Berikut ini beberapa karakteristik Benua Afrika.
1) Benua Afrika mempunyai wilayah daratan di benua lain, yaitu Semenanjung Sinai di Benua Asia.
2) Benua Afrika memiliki wilayah gurun terluas di dunia, yaitu Gurun Sahara.
3) Benua Afrika memiliki aliran sungai terpanjang di dunia, yaitu Sungai Nil.
4) Benua Afrika merupakan benua termiskin bila dibandingkan dengan benua-benua lainnya.
5) Benua Afrika mempunyai ketampakan alam berupa Lembah Celah Besar (The Great Rift Valley) yang terbentang sepanjang 6.400 km dari pantai Laut Merah di Afrika Timur hingga Danau Tanganyika di Afrika Selatan.
6) Benua Afrika memiliki Terusan Suez yang menghubungkan Laut Merah dengan Laut Tengah sehingga mempersingkat lalu 7) Benua Afrika memiliki bangunan-bangunan bersejarah, seperti piramida, patung Sphinx, dan patung raja Ramses II.

Sejarah

Peta Afrika 1890
Kata Afrika berasal dari bahasa Latin, Africa terra — "tanah Afri" (bentuk jamak dari "Afer") — untuk menunjukkan bagian utara benua tersebut, saat ini merupakan bagian dari Tunisia, tempat kedudukan provinsi Romawi untuk Afrika. Asal kata Afer mungkin dari bahasa Fenisia, 'afar berarti debu; atau dari suku Afridi, yang mendiami bagian utara benua dekat Kartago; atau dari bahasa Yunani aphrike berarti tanpa dingin; atau dari bahasa Latin aprica berarti cerah.
Afrika adalah tempat tinggal manusia yang paling awal, dari benua ini manusia kemudian menyebar ke benua-benua lain. Afrika adalah tempat di mana garis evolusi kera menjadi berbeda dari protohuman tujuh juta tahun yang lalu. Afrika merupakan satu-satunya benua yang ditinggali nenek moyang manusia hingga sekitar dua juta tahun lampau ketika Homo erectus berkembang ke luar Afrika menuju Eropa dan Asia. Lebih dari 1,5 juta tahun kemudian, populasi dari tiga benua itu mengikuti evolusi yang berlainan sehingga mereka menjadi spesis yang berbeda. Yang di Eropa menjadi Neanderthal, yang di Asia tetap Homo erectus, tetapi yang di Afrika berevolusi menjadi Homo sapiens.

Geografi

Foto Afrika yang diambil dari Apollo 17
Citra satelit benua Afrika
Afrika adalah yang terbesar dari ketiga benua di belahan selatan Bumi dan yang terbesar kedua setelah Asia dari semua benua. Luasnya kurang lebih 30,244,050 km2 (11,677,240 mil2) termasuk kepulauan disekitarnya, meliputi 20.3% dari total daratan di bumi dan didiami lebih dari 800 juta manusia, atau sekitar sepertujuh populasi manusia di bumi.
Dipisahkan dari Eropa oleh Laut Tengah, Afrika menyatu dengan Asia di ujung timur lautnya melalui Terusan Suez yang memiliki lebar 130 km. Semenanjung Sinai yang dimiliki oleh Mesir sering dianggap secara geopolitis sebagai bagian dari Afrika. Dari ujung paling utara, Cape Spartel di Maroko, di 37°21′ lintang Utara, ke ujung paling selatan, Cape Agulhas di Afrika Selatan, 34°51′15″ lintang Selatan, terbentang jarak sekitar 8000 km; dari ujung paling barat, Cape Verde, 17°33′22″ bujur Barat, sampai ujung paling timur, Ras Hafun di Somalia, 51°27′52″ bujur Timur, jaraknya sekitar 7.400 km. Panjang garis pantainya 26.000 km (sebagai perbandingan, Eropa, yang memiliki luas 9.700.000 km² memiliki garis pantai 32.000 km.

Negara-negara

Sebagian besar negara di Afrika adalah bekas negara jajahan, kecuali Afrika Selatan, Ethiopia dan Liberia. Republik Demokrasi Kongo merupakan bekas jajahan Belgia. Mesir, Sudan, Uganda, Kenya, Djibouti, Sierra Leone, Ghana, Nigeria, Zambia, Zimbabwe dan Botswana bekas jajahan Britania Raya. Maroko, Aljazair, Mauritania, Mali, Senegal, Guinea, Pantai Gading, Burkina Faso, Benin, Niger, Chad, Republik Afrika Tengah, Gabon, Kongo dan Madagaskar bekas jajahan Perancis. Togo, Kamerun, Burundi, Rwanda, Tanzania dan Namibia bekas jajahan Jerman. Libya, Eritrea, Somalia bekas jajahan Italia. Guinea Bissau, Angola, Malawi, dan Mozambik adalah bekas jajahan Portugal. Serta Sahara Barat yang merupakan bekas jajahan Spanyol. Sepertiganya yaitu 15 dari 47 negara terkurung oleh daratan.

Nama region dan
territoral dengan bendera
Luas
(km²)
Populasi
(perkiraan 1 Juli 2008)
Kepadatan Penduduk
(per km²)
Ibu kota
Afrika Timur
Bendera Burundi Burundi 27,830 8,988,091[2] 322.9 Bujumbura
Bendera Komoro Komoro 2,170 752,438[2] 346.7 Moroni
Bendera Djibouti Djibouti 23,000 516,055[2] 22.4 Djibouti
Bendera Eritrea Eritrea 121,320 5,647,168[2] 46.5 Asmara
Bendera Ethiopia Ethiopia 1,127,127 85,237,338[2] 75.6 Addis Ababa
Bendera Kenya Kenya 582,650 39,002,772[2] 66.0 Nairobi
Bendera Madagaskar Madagaskar 587,040 20,653,556[2] 35.1 Antananarivo
Bendera Malawi Malawi 118,480 14,268,711[2] 120.4 Lilongwe
Bendera Mauritius Mauritius 2,040 1,284,264[2] 629.5 Port Louis
Bendera Mayotte Mayotte (Perancis) 374 223,765[2] 489.7 Mamoudzou
Bendera Mozambik Mozambik 801,590 21,669,278[2] 27.0 Maputo
Réunion (Perancis) 2,512 743,981(2002) 296.2 Saint-Denis
Bendera Rwanda Rwanda 26,338 10,473,282[2] 397.6 Kigali
Bendera Seychelles Seychelles 455 87,476[2] 192.2 Victoria
Bendera Somalia Somalia 637,657 9,832,017[2] 15.4 Mogadishu
Bendera Tanzania Tanzania 945,087 41,048,532[2] 43.3 Dodoma
Bendera Uganda Uganda 236,040 32,369,558[2] 137.1 Kampala
Bendera Zambia Zambia 752,614 11,862,740[2] 15.7 Lusaka
Afrika Tengah
Bendera Angola Angola 1,246,700 12,799,293[2] 10.3 Luanda
Bendera Kamerun Kamerun 475,440 18,879,301[2] 39.7 Yaoundé
Bendera Republik Afrika Tengah Republik Afrika Tengah 622,984 4,511,488[2] 7.2 Bangui
Bendera Chad Chad 1,284,000 10,329,208[2] 8.0 N'Djamena
Bendera Republik Kongo Kongo 342,000 4,012,809[2] 11.7 Brazzaville
Bendera Republik Demokratik Kongo Republik Demokratik Kongo 2,345,410 68,692,542[2] 29.2 Kinshasa
Bendera Guinea Khatulistiwa Guinea Khatulistiwa 28,051 633,441[2] 22.6 Malabo
Bendera Gabon Gabon 267,667 1,514,993[2] 5.6 Libreville
Bendera Sao Tome dan Principe São Tomé dan Príncipe 1,001 212,679[2] 212.4 São Tomé
Afrika Utara
Bendera Aljazair Algeria 2,381,740 34,178,188[2] 14.3 Algiers
Bendera Mesir Mesir[3] 1,001,450 83,082,869[2] total, Asia 1.4m 82.9 Cairo
Bendera Libya Libya 1,759,540 6,310,434[2] 3.6 Tripoli
Bendera Maroko Moroko 446,550 34,859,364[2] 78.0 Rabat
Bendera Sudan Sudan 2,505,810 41,087,825[2] 16.4 Khartoum
Bendera Sudan Selatan Sudan Selatan 619,745 8.260.490 13.3 Juba
Bendera Tunisia Tunisia 163,610 10,486,339[2] 64.1 Tunis
Bendera Sahara Barat Sahara Barat[4] 266,000 405,210[2] 1.5 El Aaiún
Teritori Spanyol dan Portugal di Afrika Utara
Bendera Kepulauan Canary Kepulauan Canary (Spanyol)[5] 7,492 1,694,477(2001) 226.2 Las Palmas de Gran Canaria,
Santa Cruz de Tenerife
Bendera Ceuta Ceuta (Spanyol)[6] 20 71,505(2001) 3,575.2
Templat:Country data Madeira Kepulauan Madeira (Portugal)[7] 797 245,000(2001) 307.4 Funchal
Bendera Melilla Melilla (Spanyol)[8] 12 66,411(2001) 5,534.2
Afrika Selatan
Bendera Botswana Botswana 600,370 1,990,876[2] 3.3 Gaborone
Bendera Lesotho Lesotho 30,355 2,130,819[2] 70.2 Maseru
Bendera Zimbabwe Zimbabwe 390,580 11,392,629[2] 29.1 Harare
Bendera Namibia Namibia 825,418 2,108,665[2] 2.6 Windhoek
Bendera Afrika Selatan Afrika Selatan 1,219,912 49,052,489[2] 40.2 Bloemfontein, Cape Town, Pretoria[9]
Bendera Swaziland Swaziland 17,363 1,123,913[2] 64.7 Mbabane
Afrika Barat
Bendera Benin Benin 112,620 8,791,832[2] 78.0 Porto-Novo
Bendera Burkina Faso Burkina Faso 274,200 15,746,232[2] 57.4 Ouagadougou
Bendera Tanjung Verde Tanjung Verde 4,033 429,474[2] 107.3 Praia
Bendera Pantai Gading Pantai Gading 322,460 20,617,068[2] 63.9 Abidjan,[10] Yamoussoukro
Bendera Gambia Gambia 11,300 1,782,893[2] 157.7 Banjul
Bendera Ghana Ghana 239,460 23,832,495[2] 99.5 Accra
Bendera Guinea Guinea 245,857 10,057,975[2] 40.9 Conakry
Bendera Guinea-Bissau Guinea-Bissau 36,120 1,533,964[2] 42.5 Bissau
Bendera Liberia Liberia 111,370 3,441,790[2] 30.9 Monrovia
Bendera Mali Mali 1,240,000 12,666,987[2] 10.2 Bamako
Bendera Mauritania Mauritania 1,030,700 3,129,486[2] 3.0 Nouakchott
Bendera Niger Niger 1,267,000 15,306,252[2] 12.1 Niamey
Bendera Nigeria Nigeria 923,768 158,259,000[2] 161.5 Abuja
Bendera Saint Helena, Ascension, dan Tristan da Cunha Saint Helena, Ascension, dan Tristan da Cunha (Britania Raya) 410 7,637[2] 14.4 Jamestown
Bendera Senegal Senegal 196,190 13,711,597[2] 69.9 Dakar
Bendera Sierra Leone Sierra Leone 71,740 6,440,053[2] 89.9 Freetown
Bendera Togo Togo 56,785 6,019,877[2] 106.0 Lomé
Total Afrika 30,368,609 1,001,320,281 33.0

Ekonomi

Afrika adalah benua termiskin yang didiami penduduk: Human Development Report 2003 dari PBB (dengan 75 negara) mendaftarkan posisi 151 (Gambia) sampai 175 (Sierra Leone) dengan negara-negara Afrika.

Agama

Orang Afrika memeluk agama yang berbeda-beda, dengan Kristen dan Islam sebagai agam mayoritas di benua Afrika. Sekitar 40% orang Afrika adalah Kristen dan 40% lainnya Muslim. Kurang lebih 20% orang Afrika memeluk agama asli Afrika. Sejumlah kecil juga memeluk Yudaisme, seperti suku Beta Israel dan Lemba.
Agama memiliki peranan besar dalam kehidupan di Mesir. Secara tak resmi, adzan yang dikumandangkan lima kali sehari menjadi penentu berbagai kegiatan. Kairo juga dikenal dengan berbagai menara masjid dan gereja. Menurut konstitusi Mesir, semua perundang-undangan harus sesuai dengan hukum Islam. Negara mengakui mazhab Hanafi lewat Kementerian Agama. Imam dilatih di sekolah keahlian untuk imam dan di Universitas Al-Azhar, yang memiliki komite untuk memberikan fatwa untuk masalah agama.
90% dari penduduk Mesir adalah penganut Islam, mayoritas Sunni dan sebagian juga menganut ajaran Sufi lokal. Sekitar 10% penduduk Mesir menganut agama Kristen; 95% dalam denominasi Koptik (Koptik Ortodoks, Katolik Koptik, dan Protestan Koptik.

Bahasa

Peta yang menunjukkan penyebaran kelompok bahasa Afrika dan beberapa bahasa Afrika utama. Bahasa Afro-Asiatik menyebar hingga Sahel dan Asia Barat Daya. Bahasa Niger-Kongo dipisahkan untuk menunjukkan ukuran subkelompok bahasa Bantu.
Menurut sebagian besar perkiraan, Afrika mempunyai lebih dari ribuan bahasa. Ada empat kelompok bahasa besar yang berasal dari benua ini.
  • Kelompok Bahasa Afro-Asiatik adalah sebuah kelompok bahasa yang terdiri dari sekitar 240 bahasa dan 285 juta penutur yang tersebar luas di sepanjang Afrika Utara, Afrika Timur, Sahel, dan Asia Barat Daya.
  • Kelompok Bahasa Nil-Sahara terdiri dari lebih dari seratus bahasa yang dituturkan oleh 30 juta orang. Bahasa Nil-Sahara kebanyakan diucapkan di Chad, Sudan, Ethiopia, Uganda, Kenya, dan sebelah utara Tanzania.
  • Kelompok Bahasa Niger-Kongo mencakup kebanyakan dari Afrika bagian sub-Sahara dan kemungkinan adalah kelompok bahasa terbesar di dunia dari segi jumlah bahasa. Sejumlah besar di antaranta adalah bahasa-bahasa Bantu yang digunakan di sebagian besar Afrika bagian sub-Sahara.
  • Kelompok Bahasa Khoisan terdiri dari sekitar 50 bahasa dan dituturkan di sebelah selatan Afrika oleh sekitar 120.000 jiwa. Banyak dari bahasa-bahasa Khoisan adalah bahasa yang terancam punah. Suku Khoi dan San dianggap sebagai penduduk asli di wilayah ini.
Kecuali beberapa negara di Afrika Timur, hampir seluruh negara di Afrika telah mengadopsi bahasa resmi yang berasal dari luar benua tersebut dan menyebar melalui kolonialisme atau perpindahan manusia. Sebagai contoh, di beberapa negara, bahasa Inggris dan bahasa Perancis digunakan untuk komunikasi di lingkup publik seperti pemerintah, perniagaan, pendidikan dan media massa. Bahasa Arab, Portugis, Afrikaans, dan Malagasy adalah contoh-contoh lain bahasa-bahasa yang aslinya non-Afrika yang digunakan oleh jutaan warga Afrika saat ini, baik dalam lingkup publik maupun pribadi.




0 komentar:

Poskan Komentar